News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan

Daftar Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK

Penulis : Unknown on Minggu, 26 Oktober 2014 | 10.33

Minggu, 26 Oktober 2014


Daftar 34 Para Menteri Jokowi-JK


Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan kabinetnya Kabinet Kerja Jokowi-JK Minggu (26/10/2014), di Istana Negara, Jakarta. Ada empat menteri koordinator dengan 34 kementerian. Jokowi-JK menamakan kabinetnya adalah Kabinet Kerja.

"Dan pengumuman ini lebih cepat 8 hari dari batas maksimal 14 hari yang diatur oleh UU Kementerian Negara," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, penyusunan kabinet dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Hal ini, kata Jokowi, menjadi keutamaan karena kabinet ini akan bekerja selama lima tahun.


"Dan kita ingin mendapatkan orang-orang terpilih dan bersih sehingga komunikasikan dengan KPK dan PPATK karena kita ingin akurat, kita ingin tepat dan kita semuanya percaya pada KPK dan PPATK. Yang kita pilih punya kemampuan sesuai bidangnya, punya kemampuan manjerial yang baik," ujar Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Berikut Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK :


1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
2. Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Sudirman Said
8. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto
9. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Yuddy Chrisnandi
15. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sofyan Djalil
16. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
17. Menteri Badan Usaha Milik Negara: Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
21. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Mursyidan Baldan
26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
28. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Jafar

Sumber: kompas.com
komentar | | Read More...

Inilah Orang yang Memberi Nama Jokowi

Penulis : Unknown on Minggu, 19 Oktober 2014 | 11.23

Minggu, 19 Oktober 2014

 

Bernard Berikan Panggilan Jokowi


Wawancara dengan Iriana di rumah dinas kegubernuran DKI di Jalan Taman Surapati 7, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/10/2014), mendapat "suguhan" istimewa.

Iriana memperkenalkan orang yang memunculkan panggilan "Jokowi" untuk suaminya, presiden terpilih Joko Widodo.

"Perkenalkan, ini Bernard. Dia orang yang pertama kali memberikan nama Jokowi," ujar Iriana menunjuk ke Bernard. Tanpa malu, Bernard menyapa wartawan satu per satu.


Pembeli kayu

Kepada wartawan, Bernard mengaku telah mengenal Jokowi selama 21 tahun. Perkenalan itu berawal dari bisnis meubel Jokowi.

Bernard adalah salah satu pembeli setia produk kayu Jokowi dan menjualnya kembali ke negara asalnya, Perancis.

Kepada wartawan Bernard pun mengungkapkan alasan mengapa memilih nama "Jokowi" untuk Joko Widodo. "Jokowi, bagi orang seperti saya terlalu sulit (mengucapkannya). Jadi saya singkat saja, Jokowi, itu bagus, sederhana."

Menurut Bernard, tidak ada yang berubah dari sosok Jokowi. Dia mengatakan, Jokowi yang sekarang tetap sama dengan Jokowi yang sudah dia kenal sejak dua dekade lalu.

Bagi Bernard, Jokowi tetap sederhana dan melakukan sesuatu sesuai perasaannya. "Bagi saya dia bukan politisi, dia pemimpin yang terbentuk secara alamiah. Sederhana, cerdas, dan pemikiran dia jauh ke depan," ujar Bernard.

Bernard dan Jokowi sudah laiknya saudara, saking lamanya pertemanan yang terjalin. Sesekali, Bernard berkunjung ke Jakarta untuk silaturahmi dengan Jokowi, seperti yang saat ini, sehari menjelang Jokowi dilantik menjadi Presiden. Dia berkeyakinan, Jokowi akan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

komentar | | Read More...

Pelantikan Presiden Jokowi

Penulis : Unknown on Senin, 13 Oktober 2014 | 12.24

Senin, 13 Oktober 2014


Prabowo Juga Diundang Dalam Pelantikan Presiden Jokowi


Jadwal pelantikan Joko Widodo & Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2014, rencananya akan mengundang seluruh ketua umum partai politik. Alhasil Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, kelak juga diundang dalam acara tersebut.

    “Ya, (Prabowo) diundang. Semua ketua umum partai politik memang diundang” ungkap Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan di kediaman dinas kegubernuran Jokowi Jalan Taman Suropati 7 Menteng Jakarta Pusat (Senin, 13/10/2014).

Selain itu MPR juga mengundang sejumlah pemimpin negara lain dalam acara tersebut. Tamu mancanegara yang diundang itu antara lain Perdana Menteri Malaysia Datuk Sri Muhammed Najib Tun Razak, Perdana Australia Tony Abott, dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.


    “Pimpinan negara Jepang dan Korea Selatan juga hadir. Ada pimpinan negara lain, saya enggak tahu yang mana saja yang sudah konfirmasi hadir” tambah Zulkifli seperti yang dilansir Kompas.

Pimpinan MPR RI memberikan susunan acara pelantikan presiden dan wakil presiden ke Jokowi dan Jusuf Kalla di rumah dinas, Senin pukul 16.00 WIB. Pertemuan itu berlangsung tertutup.

Pertemuan selama sekitar 30 menit itu dihadiri Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua MPR Ee Mangindaan dan Wakil Ketua MPR Mahyudin.

Hanya saja Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid tak hadir dalam acara itu. Sekjen MPR Eddy Siregar juga ikut hadir. Banyak pihak berharap agar pelantikan Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden berjalan aman.


komentar | | Read More...

Hasil Pertemuan Jokowi Dengan Mark Zuckerberg

 

Mark Zuckerberg Inginkan Kerja Sama


Hasil pertemuan Jokowi dengan pendiri FB Mark Zuckerberg di Balai Kota DKI Jakarta, memang menarik untuk disimak. Seperti yang diketahui jika pendiri sekaligus CEO Facebook (FB) Mark Zuckerberg telah bertemu Presiden terpilih Joko Widodo di Balaikota DKI Jakarta Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Senin 13 Oktober 2014.

    “Kedatangan Mark dalam rangka memperkenalkan inisiatif global tentang Internet.org, yang bertujuan untuk mengurangi hambatan warga dalam mengakses internet. Diharapkan warga Indonesia yang terhubung ke internet semakin meningkat” ungkap Maria Tourma yang menjabat Komisaris PT Owen Strategik Media, sebagai pihak yang mengatur kedatangan Mark di Balaikota.

Menurut Maria ada 6 poin utama yang dibicarakan Mark ke Jokowi. Enam poin itu yakni menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi selaku presiden terpilih, menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Presiden terpilih atas pemanfaatan aplikasi Facebook dalam proses demokrasi yang baru saja berlangsung Juli 2014 lalu, terutama pada generasi pemilih pemula yang sadar pemanfaatan akses internet.


Selain itu Mark juga akan menyampaikan maksud Facebook untuk terus mendukung Presiden terpilih dalam tata kelola pemerintahan dan penyerapan aspirasi masyarakat dengan solusi akses internet yang terjangkau.

    “Bekerjasama dengan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden terpilih dalam memperluas penetrasi internet di Indonesia, termasuk membantu memberikan solusi untuk kendala infrastruktur dasar penyediaan akses internet dan efisiensi data cost” tambah Maria. ‎

Mark juga akan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berbasis knowledge (knowledge based economy/digital economy) dengan memaksimalkan pemanfaatan internet dan teknologi pada start up business dan melakukan sinergi program inisiatif global yang digagas Facebook yaitu Internet.org dengan program e-blusukan yang diinisiasi oleh Presiden terpilih.

Usai pertemuannya dengan Jokowi, Mark yang kerap disapa Zuck mengadakan sesi wawancara dengan beberapa media di Hotel Four Seasons. Selanjutnya mengikuti agenda utama kedatangannya di Indonesia yakni acara Internet.org Developer Workshop di @america, Pacific Place, SCBD.


komentar | | Read More...

Persahabatan Jokowi Dengan Gitaris Arkarna

Penulis : Unknown on Jumat, 15 Agustus 2014 | 12.15

Jumat, 15 Agustus 2014


Gitaris Arkarna Dukung Kinerja Jokowi


Gitaris Arkarna, Matt Hart mengunjungi kantor Liputan6.com pada 13 Agustus 2014. Nama Gitaris Arkarna memang kerap kali diidentikkan dengan Jokowi. Tentu, Anda tahu, Matt memang sangat menyukai sosok Jokowi dan juga kiprahnya sebagai tokoh politik.

Tak hanya itu, Matt menyukai pria bernama asli Joko Widodo tersebut karena presiden terpilih tersebut sangat cocok dengannya ketika membahas tentang musik. "Sebenarnya aku dan dia (Jokowi) sudah seperti sahabat. Kami bicara banyak soal musik dan masa depan industri musik. Ia mempunyai ketertarikan yang besar pada musik," kata Matt Rabu (14/8/2014) di SCTV Tower, Senayan, Jakarta.


Matt sendiri mempunyai alasan mengapa ia sangat menyukai sosok pria yang pernah menjabat sebagai Walikota Solo itu. "Jokowi memperlakukan orang dengan sangat baik.

Ia menyediakan waktu untuk mendengarkan orang lain dan kupikir ia juga tidak membedakan gender atau apapun. Itu adalah hal yang menakjubkan, orang itu (Jokowi) mencerminkan gambaran orang Indonesia," terang Matt lagi.



Matt lalu menceritakan ketertarikannya kepada program-program Jokowi. Matt sepertinya benar-benar mengagumi si bapak yang selalu murah senyum itu,

"Seperti yang sudah kukatakan aku punya banyak teman di Indonesia daripada di London. Maka, bagiku tampaknya sangat gila kalau aku tidak mengetahui kehidupan politik tempat teman-temanku berada," terangnya.

Tak hanya itu, pria kelahiran Chichester, 25 Maret 1987 tersebut juga tersenyuh dan makin bersimpati dijenguk Jokowi ketika sakit lantaran kakinya cedera beberapa waktu lalu. "Itu seperti sebuah momen yang istimewa dan menyenangkan," ujarnya lagi.



komentar | | Read More...
 
| | | | | |
© . Peristiwa Aktual . .
Design Template by kwanyar-online | Support by creating website | Powered by Blogger Kwanyar
div id='fb-root'/>