News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Front Pembela Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Front Pembela Islam. Tampilkan semua postingan

Gubernur Tandingan DKI Jakarta

Penulis : Unknown on Senin, 01 Desember 2014 | 11.39

Senin, 01 Desember 2014



Fahrurrozi Ishaq Gubernur tandingan DKI jakarta versi Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) telah dilantik pada Senin (1/12/2014) di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. Pelantikan tersebut disaksikan oleh ribuan orang yang tergabung dalam Forum Betawi Rempug (FBR), Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ).

Setelah dilantik, Fahrurrozi Ishaq memberikan pidato singkatnya. Ia menginginkan supaya DPRD DKI Jakarta dapat menurunkan jabatan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Fahrurrozi Ishaq Gubernur tandingan dki jakarta

“Sebagai gubernur DKI Jakarta, saya minta DPRD menggunakan hak interpelasinya untuk menurunkan Ahok,” ujarnya.

Pidato tersebut langsung disambut gemuruh takbir massa demonstran. Pantauan Kompas.com, massa yang terdiri dari ribuan orang itu sudah berkumpul di depan Gedung DPRD sejak pukul 10.25. Sekitar pukul 11.50 mereka bergeser ke depan Balaikota.


‘Pelantikan’ ini dilakukan di sela-sela demo penolakan Gubernur Ahok di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2014) pukul 11.10 WIB. Penunjukan Rozi yang juga anggota FPI ini diklaim lewat proses alot.

“Dengan ini Ketua Presidium Penyelamat Jakarta telah mengadakan rapat beberapa hari yang lalu dengan proses yang alot. Walaupun cuma lima menit, dengan ini memutuskan dan menetapkan mulai hari ini di hati kita punya gubernur rakyat yaitu KH Fakhrurozi Ishaq, Ahok buang ke tempat sampah. Gubernur kita mulai hari ini adalah Fakhrurozi!” ucap Ketum FBR Luthfi Hakim saat ‘melantik’ Rozi. Luthfi yang juga Penasehat Gubernur Presidium Penyelamat Jakarta itu berbicara dari atas mobil komando.

Fakhrurozi yang berdiri di samping Luthfi menerima pengangkatan tersebut dan berjanji akan menjalankan amanah sebagai ‘gubernur tandingan’ ini. Dia juga akan berusaha agar Ahok bisa lengser dari jabatan Gubernur DKI.

“Atas amanah ini saya meminta kepada seluruh anggota DPRD DKI Jakarta keinginan masyarakat hendaknya diterima, aspirasi masyarakat diteruskan. Saya minta seluruh anggota DPRD gunakan hak interpelasi dan hak angket secepatnya menurunkan Ahok. Terima kasih dan saya siap menjalankan tugas yang diamanahkan presidium,” ucap Fakhrurozi.

Rizieq Shihab menambahkan Presidium Islam yang diketuai Rhoma Irama telah menentukan Rozi jadi ‘gubernur tandingan’. Rencananya gubernur baru ini akan dibawa ke Balai Kota.

“Siap bawa gubernur ke kantornya?” tanya Rizieq.

“Siaap!” jawab seluruh pendemo.

Demonstrasi ini membuat Jl Kebon Sirih tidak bisa dilewati.


komentar | | Read More...

Ahok vs FPI

Penulis : Unknown on Selasa, 11 November 2014 | 21.56

Selasa, 11 November 2014


Ahok Layangkan Surat Pembubaran FPI ke Menhuk dan HAM


Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama bakal melayangkan surat rekomendasi pembubaran Front Pembela Islam (FPI) ke Menteri Hukum dan HAM, Senin (10/11/2014) ini.

Basuki mengaku sudah mengoordinasikan hal ini bersama Kepala Biro Hukum DKI Sri Rahayu untuk melayangkan surat rekomendasi itu.

"Mudah-mudahan banyak gubernur, bupati, wali kota yang berani ikuti jejak saya (beri surat rekomendasi pembubaran FPI). Kami kirim surat resmi ke Menkumham untuk rekomendasi sesuai UU Ormas, FPI dibubarkan dari seluruh Indonesia," kata Basuki, di Balaikota, Senin (10/11/2014).


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas, pembubaran dapat dilakukan Kementerian Hukum dan HAM melalui pengadilan untuk diberi sanksi berdasar data-data kepolisian.

Ada tiga jenis sanksi yang dapat diberikan kepada ormas pelanggar peraturan, yakni teguran, pembekuan, serta pembubaran ormas.

Senin siang ini, sebanyak 2.500 massa FPI dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) melakukan aksi unjuk rasa di Balaikota untuk menolak Basuki menjadi gubernur DKI.

Sementara itu, 3.000 massa buruh juga melakukan aksi unjuk rasa, menuntut peningkatan upah minimum provinsi (UMP) DKI. Basuki pun mengaku bakal kembali menerima perwakilan buruh dan tetap tidak akan berunding dengan FPI.

komentar | | Read More...
 
| | | | | |
© . Peristiwa Aktual . .
Design Template by kwanyar-online | Support by creating website | Powered by Blogger Kwanyar
div id='fb-root'/>