News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label KPK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KPK. Tampilkan semua postingan

Soekarwo Siap Jadi Saksi Kasus Fuad Amin Imron

Penulis : Unknown on Selasa, 16 Desember 2014 | 16.17

Selasa, 16 Desember 2014


Soekarwo Siap Jadi Saksi Kasus Suap Ketua DPRD Bangkalan


Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyatakan siap kapanpun diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan Fuad Amin Imron. Dia juga memastikan dugaan korupsi itu murni masalah daerah, tidak ada sangkut pautnya dengan Pemprov Jatim.

"Sebagai pejabat negara yang menghormati hukum, saya siap diperiksa KPK kapanpun, demi kepentingan penegakan supremasi hukum," kata Soekarwo seusai menghadiri peringatan Hari Anti-Korupsi di gedung negara Grahadi, Surabaya, Rabu (10/12/2014).

Kasus Korupsi Bangkalan yang menimpa mantan bupati Bangkalan dua periode itu, kata Soekarwo, murni melibatkan BUMD daerah setempat, dan tidak ada kaitannya dengan Pemprov Jatim.


"Tapi Dinas ESDM Jatim sudah memberikan keterangan di KPK terkait masalah ini," jelasnya.

Seperti diberitakan, Selasa (2/12/2014) dini hari, KPK menangkap Fuad Amin di rumahnya atas dugaan menerima suap terkait jual beli gas alam untuk pembangkit listrik di Gresik dan Gili Timur, Bangkalan, Jawa Timur.

Sebelum menangkap Fuad, KPK menangkap perantara Fuad bernama Rauf, dan Direktur PT Media Karya Sentosa Antonio Bambang Djatmiko dan perantaranya yang merupakan anggota TNI AL, yakni Kopral Satu Darmono.

Dalam operasi penangkapan itu, KPK juga menyita uang tunai lebih dari Rp 700 juta dan sejumlah dokumen penting. Ketiga orang yang tertangkap tangan sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara Kopral Satu Darmono, oleh KPK diserahkan ke Polisi Militer Angkatan Laut.



Sumber : regional.kompas.com
komentar | | Read More...

Rafuad Ditangkap KPK

Penulis : Unknown on Selasa, 02 Desember 2014 | 03.09

Selasa, 02 Desember 2014


Fuad Amin Ketua DPRD Bangkalan


Ketua DPRD Bangkalan, yang juga mantan bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (2/12/2014) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut informasi dari pihak-pihak terkait, dalam operasi tangkap tangan (OTT), petugas KPK menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu koper dan tiga tas ukuran besar yang berisi uang dan surat-surat berharga.

Kapolres Bangkalan, AKPB Sulistiyono ketika dikonfirmasi membenarkan perihal penangkapan Ketua DPRD Bangkalan tersebut.

“Benar, penangkapan langsung dilakukan pada dini hari tadi,” terangnya.

Namun, ketika dimintai keterangan terkait kronologi penangkapan itu, Kapolres bangkalan belum berani berkomentar banyak.


“Saya belum berani berbicara banyak sebelum mendapatkan keterangan dari berbagai pihak,” katanya.

Proses penangkapan Ra Fuad Amin, sapaan akrabnya, cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, setelah menjabat 2 periode sebagai bupati, ia berhasil merebut kursi ketua DPRD Bangkalan, sedangkan kursi bupati Bangkalan saat ini ditempati Makmun Ibnu Fuad, yang tidak lain adalah anaknya.


komentar | | Read More...
 
| | | | | |
© . Peristiwa Aktual . .
Design Template by kwanyar-online | Support by creating website | Powered by Blogger Kwanyar
div id='fb-root'/>