News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.

ISIS Ciptakan Bom Kalajengking

Penulis : Unknown on Selasa, 16 Desember 2014 | 15.30

Selasa, 16 Desember 2014


Bom Kalajengking untuk Picu Kepanikan


Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali membuat kejutan dengan menciptakan sebuah senjata yang sangat berbeda dan mungkin tak pernah terpikirkan, yaitu bom kalajengking.

ISIS memasukkan hewan berbisa itu ke dalam ratusan kaleng dan melemparkannya ke sejumlah permukiman penduduk di Irak untuk menimbulkan rasa takut. Demikian disampaikan pakar militer Inggris yang baru saja kembali dari Irak.

Hamish de Bretton-Gordon, mantan kepala persenjataan kimia dan biologi AD Inggris dan NATO, mengatakan, aksi ISIS itu sungguh tak bisa diprediksi.


"Mereka melakukan itu untuk menciptakan kepanikan penduduk. Kalajengking adalah hewan kuat. Meski mereka diluncurkan dari jarak jauh dan saat kaleng yang membawa mereka pecah, mereka keluar dan langsung merayap ke mana-mana," ujar Gordon.

"Beberapa jenis kalajengking sangat berbisa, tetapi hal terutama adalah hewan-hewan ini menciptakan kepanikan," tambah Gordon.

Dia menambahkan, bom-bom kalajengking itu memang tidak mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah banyak, tetapi dampak psikologis yang diciptakan sangat besar.

Sejumlah pejabat tinggi Irak mengatakan, ratusan kalajengking itu digunakan untuk melukai manusia di wilayah utara negeri itu.

Penggunaan kalajengking sebagai senjata sudah digunakan di kawasan itu ribuan tahun lalu saat Irak mempertahankan diri dari serbuan Kekaisaran Romawi.

komentar | | Read More...

Relief Koin Gunung Padang Sungguh Mengagumkan

 

Relief Koin Gunung Padang Mirip Tradisi Suku Maya


Meski sudah mendapatkan hasil analisis laboratorium, masih ada misteri yang harus dipecahkan dalam artefak berbentuk koin kuno tersebut. Dari beberapa analisis laboratorium yang sudah dilakukan, relief yang ada di tengah artefak berbentuk koin itu masih belum dapat disimpulkan dan masih dianalisis.

"Ada beberapa dugaan, relief yang muncul menyerupai tradisi Suku Maya, seperti tokoh wayang Semar, seperti bagian tertentu kalender Sunda Wiwitan, seperti Airlangga, hingga mirip manusia menghadap ke kanan dengan kepala menggunakan helm dan sedang menaiki kendaraan tertentu," ujar Sekretaris Tim Nasional Penelitian dan Pelestarian Gunung Padang, Erick Ridzky, Jumat (26/9/2014).

Selain itu, usia artefak berbentuk koin itu masih belum bisa dipastikan dan diperkirakan. Erick mengatakan, sangat sulit untuk memastikan seberapa tua usia artefak tersebut. Namun, berdasarkan kedalaman lokasi tempat penemuan, koin itu minimal berasal dari tahun 5200 SM.


"Memang usia tua dari koin amulet ini, apalagi dengan teknik peleburan empat unsur, termasuk nikel, ini jauh dari apa yang selama ini kita ketahui tentang logam, peleburan logam dalam sejarah Indonesia dan dunia," kata Erick.

Timnas Penelitian dan Pelestarian Gunung Padang sudah mendapatkan hasil analisis laboratorium metalurgi Universitas Indonesia mengenai artefak logam berbentuk koin. Hasil analisis laboratorium menunjukkan hasil yang memperkuat bantahan adanya kesamaan antara artefak berbentuk koin dan koin Netherland Indie yang terbit tahun 1945.

Erick mengatakan, artefak logam berbentuk koin memang merupakan temuan yang mendapat perhatian serius. Bukan hanya arkeolog, kalangan numismatika dan masyarakat sangat ingin mengetahui fungsi dari artefak tersebut.

"Beberapa arkeolog dan ahli numismatika menyatakan, koin itu mirip koin Belanda. Sementara itu, beberapa kalangan menyatakan, justru Belanda yang meniru koin Gunung Padang. Sementara itu, tokoh-tokoh sepuh yang memiliki kearifan lokal mempunyai pandangan lain bahwa benda berbentuk koin itu bukan alat tukar," kata Erick.
komentar | | Read More...

Kitab Asli Injil Di Temukan

Penulis : Unknown on Senin, 15 Desember 2014 | 14.48

Senin, 15 Desember 2014

Kitab Injil Barnabas Di Temukan Di Turki


Kitab Injil Asli yang Menggemparkan Dunia Itu, 12 Tahun Dirahasiakan, Menjelaskan Nabi Isa Tidak Disalib dan Membenarkan Nabi Muhammad SAW, Mengguncang Vatikan dan Kristen di Seluruh Dunia. Belum lama ini, pemerintah Turki mengumumkan tentang penemuan Kitab Injil Barnabas, salah satu murid pertama Yesus (Isa Almasih).

Hal yang tentu saja mengejutkan banyak pihak, termasuk kubu Vatikan itu sendiri.Sebagaimana diberitakan oleh DailyMail, basijpress dan NationalTurk, bahwa Injil Barnabas asli tersebut ditemukan pada tahun 2000 lalu di Turki, namun ditutupi oleh pemerintah Turki selama lebih dari 12 tahun, dan baru sekarang di beberkan ke publik.Lembaran-lembaran kulit hewan itu ditulis dengan huruf Syriac dengan dialek bahasa Aram, bahasa yang sama seperti bahasa yang umum dipakai pada masa Yesus Isa Almasih.

Pemerintah Turki menyakini bahwa kitab kulit hewan tersebut adalah Injil Barnabas orisinal.Hal yang menarik dari Kitab Injil Barnabas Asli asal Turki tersebut menyatakan bahwa YESUS TIDAK PERNAH DI SALIB, dan terdapatnya ayat-ayat yang menyatakan bahwa Islam adalah agama yang benar serta pengakuan tentang kehadiran Nabi Akhir Jaman, Muhammmad SAW.


Pengakuan itu terdapat pada bab 41 dari Kitab Barnabas yang ditemukan di Turki tersebut. Berikut ini terjemahannya :”Allah telah menyembunyikan diriNya sebagai Malaikat Agung Michael berlari mereka (Adam dan Hawa) dari surga, (dan) ketika Adam berbalik, ia melihat bahwa di atas pintu gerbang ke surga tertulis “La Ela ELA Allah, Mohamad Rasul Allah”Kitab yang masih menjadi perdebatan tersebut disebutkan kini disimpan di Justice Palace, Ankara, Turki dengan pengawalan ketat polisi bersenjata lengkap dan keamanan maksimum.

Pihak Iran lewat Basij Press menyatakan bahwa apa yang tertulis di kitab Barnabas asli tersebut adalah bukti tentang kebenaran Islam, yang walau begitu ditanggapi oleh sinis dari berbagai pihak.

Bahkan pihak Kristen lewat berbagai jamaatnya menyatakan bahwa Kitab Barnabas tersebut diragukan keotentikannya.

Namun walau begitu pihak Vatikan lebih arif dengan menyatakan telah mengajukan permohonan resmi ke pemerintah Turki untuk membaca dan menganalisa keaslian kitab kontroversial itu.

Para agamawan menyatakan bahwa jika Alkitab Barnabas tersebut terbukti asli, maka akan mengakibatkan rusaknya kredibilitas Gereja, dan akan menimbulkan revolusi agama Nasrani besar-besaran di seluruh Dunia.Tentu saja penemuan ini cukup menarik, sama menariknya dengan penemuan dan fakta sejarah bahwa Benua Amerika pertama kali di temukan oleh para pelaut tangguh Islam.

 


komentar (3) | | Read More...

Topan Haiyan Ancam indonesia

Penulis : Unknown on Minggu, 07 Desember 2014 | 12.17

Minggu, 07 Desember 2014



Meski Indonesia tidak akan menerima terjangan langsung topan Haiyan, Mulyono meminta warga mewaspadai efek tidak langsung. Pengaruhnya di Indonesia, jelas Mulyono, hanya akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi di Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan bagian utara. 

Bukan hanya itu. Akan ada gelombang laut setinggi 3 meter yang berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Natuna, Kepulauan Anambas, dan Laut Sulu.

Juru Bicara BMKG Kukuh Ribudiyanto menambahkan, garis khatulistiwa melindungi wilayah Indonesia dari topan Haiyan. Apalagi, berdasar pantauan terakhir, kekuatan topan Haiyan sudah jauh melemah.

"Haiyan sudah masuk Hanoi dan perkiraan kita sudah melemah. Nanti malam (tadi malam, Red) bahkan tidak ada lagi," ujar Kukuh di Jakarta kemarin.

Kukuh menerangkan, kekuatan Haiyan sudah turun dari kategori 5 ke kategori 2. "Berdasar pemantauan kami, saat ini tidak ada badai tropis yang akan masuk ke kawasan Asia dalam tiga hari. Cuma kami melihat ada dua bibit di utara Papua dan barat Sumatera, tetapi belum ada tanda untuk menguat," tambahnya.

Kukuh menjelaskan, teknologi cuaca memungkinkan untuk memprediksi pembentukan, kekuatan, serta arah jalur badai atau topan tiga hari sebelum kejadian.

komentar | | Read More...

Penampakan Topan Haiyan Dari Atas Satelit



Bukan hanya game horror saja yang bisa bikin bulu kuduk berdiri. Demikian pula dengan penampakan yang satu ini. Seperti diketahui, Topan Haiyan baru saja mengamuk di Filipina, tak kurang 1,5 juta orang harus merelakan tempat tinggalnya disapu bersih oleh topan yang ‘ngebut’ dengan kecepatan 235 km/jam itu.

Namun demikian, berkat kemajuan teknologi, laju kecepatan topan Haiyan baru-baru ini dapat tertangkap ‘basah’ citra satelit luar angkasa dengan pemandangan yang cukup bisa bikin bulu kuduk berdiri. Menilik satelit milik Lembaga Meteorologi Jepang dan EUMETSA, walaupun berjarak hingga 20.000 km jauhnya, wujud, jarak, dan jangkauan topan Haiyan nyatanya cukup ‘intimidatif’ ketika dilihat.

Seperti dirilis dari Filipina Star, titik hitam pusat topan yang terlihat pada gambar diatas berada pada jalur memasuki pulau Mindanao Filipina pada Senin (11/11) kemarin dan diperkirakan tengah melaju kencang ke arah barat laut. Badai tropis itu sendiri diperkirakan akan ‘mampir’ di Surigao del Sur pada Selasa (12/11) sore ini.

Tak heran, selepas Haiyan ‘undur diri’, estimasi korban tak tanggung-tanggung mencapai 10.000 orang. Menjadi bencana internasional, kini negara-negara tetangga, termasuk Indonesia turut ambil bagian untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Filipina.


komentar | | Read More...
 
| | | | | |
© . Peristiwa Aktual . .
Design Template by kwanyar-online | Support by creating website | Powered by Blogger Kwanyar
div id='fb-root'/>