News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Jusuf Kalla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jusuf Kalla. Tampilkan semua postingan

ICW Dukung Abraham Samad Ke Kabinet Jokowi

Penulis : Unknown on Rabu, 30 Juli 2014 | 11.10

Rabu, 30 Juli 2014

 

Anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dianggap bisa tetap berperan dalam memberantas tindak pidana korupsi jika dia masuk kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla nantinya. Abraham bisa ikut memotivasi jajaran kementerian untuk menerapkan inisiatif baik dalam mendorong pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Di mana pun tempatnya, dia punya kontribusi signifikan untuk pemberantasan tindak pidana korupsi. Di jajaran kementerian itu dia bisa menerapkan inisiatif baik, punya peran penting dalam pemberantasan korupsi di pemerintahan Jokowi-JK," kata Anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho melalui pesan singkat, Rabu (30/7/2014).


Kendati demikian, menurut Emerson, pihaknya menyerahkan keputusan itu kepada Abraham. ICW tidak dalam posisi mendesak Abraham untuk masuk kabinet atau pun tetap berada di KPK sampai masa jabatannya berakhir.

Emerson juga menilai ada baiknya jika Abraham menyelesaikan masa tugasnya yang hanya tinggal setahun lagi.

"Karena masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus diselesaikan KPK," ujar Emerson.

Nama Abraham masuk sebagai salah satu calon menteri yang diusulkan rakyat dan dipublikasikan melalui halaman Facebook relawan Jokowi-JK dengan nama Jokowi Center. Di situ publik dapat berpartisipasi mengusulkan calon-calon yang cocok menjadi pembantu Joko Widodo dan Jusuf Kalla selaku presiden dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019.

File yang diberi nama KAUR (Kabinet Alternatif Usulan Rakyat) itu diunggah di Google Docs dan dapat diakses oleh publik.

Ada 34 pos kementerian yang diusulkan dalam daftar tersebut (baca: Ini Daftar Calon Menteri Kabinet Alternatif Usulan Rakyat). Masing-masing pos ada tiga calon menteri plus opsi calon pilihan lain di luar tiga calon yang ada.

Nama Abraham masuk dalam daftar calon Menteri Dalam Negeri bersama dengan Agustin Teras Narang dan Prof Dr Pratikno.

Menanggapi masuknya nama dia dalam daftar Menteri Kabinet Alternatif Usulan Rakya tersebut, Abraham berterima kasih kepada masyarakat yang telah merekomendasikannya. Menurut Abraham, masuknya nama dia dalam daftar calon menteri KAUR Joko Widodo-Jusuf Kalla merupakan tanda bahwa masyarakat mengapresiasi kinerja KPK selama ini.

Mengenai kesediaannya untuk bergabung dalam kabinet Jokowi-Kalla nanti, Abraham mengatakan bahwa dia masih ingin berkonsentrasi memberantas tindak pidana korupsi di KPK. Menurut Abraham, masih banyak kasus lebih berat yang akan dihadapi KPK. Selain itu, ia harus membicarakan segala sesuatunya dengan pimpinan dan para pegawai di KPK.


Sumber : kompas.com
komentar | | Read More...

Bencana Di Acara Open House Jusuf Kalla

Penulis : Unknown on Senin, 28 Juli 2014 | 23.31

Senin, 28 Juli 2014

 

1 Warga Meninggal Di Acara Open House Jusuf Kalla


Open house di kediaman wakil presiden terpilih 2014-2019, Jusuf Kalla, di Jalan Hadji Bau, menelan korban jiwa. Seorang warga Makassar yang hendak bersalaman dan mendapat sedekah tewas berdesak-desakan, Selasa (29/7/2014).

Sejak pagi, ribuan warga Makassar telah memadati Jalan Badji Bau. Aparat kepolisian gabungan kewalahan mengatur dan mengamankan ribuan warga yang hendak menghadiri silaturahim calon wakil presiden ini.

Korban yang tewas berdesak-desakan adalah seorang gadis belia bernama Dika (15), warga Jalan Daeng Tantu, Kelurahan Rappokalling Barat. Korban bersama ibunya, Nahu, beserta rombongannya awalnya sedang mengantre untuk masuk ke kediaman pak JK.


Kemudian, korban terjatuh dan terinjak-injak oleh ribuan warga yang berdesak-desakan. Korban sempat diselamatkan dan dibawa ke mobil ambulans yang telah disiapkan di sekitar kediaman JK dan selanjutnya dilarikan ke RS Stellamaris untuk mendapatkan pertolongan tim medis.

Namun sayang, nyawa korban tak bisa diselamatkan sesaat setiba di rumah sakit.

Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar (Kombes) Fery Abraham, mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalkan seorang warga Makassar dalam acara open house JK. Korban meninggal saat terjatuh dan terinjak-injak.

"Di lokasi, suasananya panas dan berdesak-desakan sehingga korban sesak napas. Tapi korban sempat diamankan ke mobil ambulans yang sudah disiapkan dan dilarikan ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa korban Dika tidak berhasil diselamatkan," katanya saat dihubungi, Selasa siang.

Fery menambahkan, situasi open house di kediaman JK memang dipadati ribuan warga yang ingin bersilaturahim dengan wakil presiden terpilih itu.

"Kita terjunkan sekitar 200 personel gabungan dari berbagai fungsi termasuk Brimob di lokasi. Memang kita kewalahan menghadapi ribuan massa yang datang dan berdesak-desakan," tambahnya.

Ribuan warga memadati Jalan Hadji Bau sejak pagi hingga siang dalam acara open house JK pada hari kedua Idul Fitri 1435 H. Selain bisa bersalaman dengan JK, warga juga disebutkan bisa mendapatkan sedekah sebesar Rp 50.000 per orang.

Sumber : kompas.com
komentar | | Read More...

Prabowo Ikhlas Jika Kalah

Penulis : Unknown on Jumat, 11 Juli 2014 | 11.38

Jumat, 11 Juli 2014

 

Prabowo Akan Hormati dan Siap Kalah


Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto menegaskan kalau dirinya siap kalah dan bakal menghormati apapun putusan resmi KomisiPemilihan Umum (KPU), pada 22 Juli mendatang. Baginya, putusan KPU adalah kehendak rakyat yang mesti dihormati.

"Jika KPU sudah memutuskan kehendak rakyat, saya akan menghormati," kata Prabowo seperti dikutip detikcom dari BBC Indonesia, Jumat (11/7/2014).


Dia menambahkan kalau pun nanti memang tidak menang, Prabowo mengklaim tidak masalah.
"Tapi kalau rakyat Indonesia tidak membutuhkan saya, saya akan baik-baik saja."

Kalau nanti kalah, Prabowo juga menghimbau kepada massa pendukungnya pun agar bisa tetap tenang dan tidak menganggap kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai musuh. Meskipun pasangan Jokowi-JK tidak pernah melontarkan pernyataan yang sama sepertinya.


"Saingan kita adalah bukan musuh kita, mereka bukan musuh. Tetapi tidak sekalipun saingan saya mengatakan hal yang sama," sebut mantan Pangkostrad tersebut.

Ditanya soal tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terkait kerusuhan 1998, Prabowo menganggap hal tersebut adalah hanya isu kampanye yang untuk menjatuhkannya. 

Mantan komandan jenderal Komando Pasukan Khusus ini menegaskan kembali kalau ia sudah sering menjawab pertanyaan terkait tudingan itu.

"Saya sudah menjawab berkali-kali, saya bebas. Saya tidak pernah didakwa atas apa pun. Ini adalah kampanye politik untuk menghancurkan saya.

Saya berjuang demi Indonesia bersih, keadilan bagi rakyat saya," ujarnya.



Sumber : detik.com
komentar (4) | | Read More...

Hasil Debat Cawapres Ke 4

Penulis : Unknown on Minggu, 29 Juni 2014 | 14.00

Minggu, 29 Juni 2014

 

Debat Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla


Baik Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla (JK) sama-sama memberikan argumentasinya, sesuai tema debat Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Dalam Hasil Debat Capres 2014 Ke 4 JK menyatakan bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuan teknologi merupakan sesuatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan umat manusia. Menurut JK peningkatan derajat sumber daya manusia (SDM), dapat dilakukan melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan teknologi.

    “Kombinasi SDM dan ilmu ujungnya produktivitas, bangsa banyak yang maju karena iptek karena itu kita SDM, dan SDA, ilmu pengetahuan bermanfaat besar” tegas JK di Gedung Bidakara Jakarta, Minggu (29/6/2014).

JK juga mengungkapkan jika Indonesia memiliki sistem pendidikan nasional yang alokasi dananya mencapai 20 persen APBN. Sistem pendidikan nasional, sedianya mengutamakan peningkatan kecerdasan, dan akhlak peserta didik.


Dia juga menilai lembaga teknologi seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai ujung tombak peningkatan SDM ke depan.

Selain itu perguruan tinggi, institusi swasta, dan institusi pendidikan lain sedianya bekerjasama sehingga bisa menjadi kekuatan besar bagi bangsa untuk membawa kemajuan dalam bidang pendidikan.
    “Ilmu, SDM, pendidikan, tidak bisa berdiri sendiri. Mudah-mudahan apa pun caranya kita maju dengan kemampuan itu” tambah JK.

Di lain pihak calon wakil presiden Hatta Rajasa menyatakan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan serta teknologi. Ia merumuskan semuanya sesuai dengan amanat UUD 1945.

    “Pembukaan UUD 45 menyatakan pada kita tentang mencerdaskan kehidupan bangsa, artinya pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan iptek” ungkap Hatta, Minggu (29/6/2014).

Hatta menegaskan pengembangan sumber daya manusia dan iptek mutlak dilakukan oleh semua bangsa yang ingin maju dan beradab. Hal tersebut juga dianggapnya telah tercatat dalam sejarah perkembangan dunia.

Untuk mencapai semua itu, ia berpendapat ada tiga hal yang harus dilakukan. Antara lain memajukan iptek melalui perluasan layanan pendidikan, membangun daya saing, dan mampu menyiapkan masyarakat Indonesia yang kritis dan inovatif untuk menjawab persaingan yang lebih ketat.

    “Termasuk juga jaminan kesehatan, bagaimana kita bisa memperluas akses pelayanannya” tambahnya.


komentar | | Read More...

Nomer Rekening Jokowi JK

Penulis : Unknown on Selasa, 27 Mei 2014 | 13.20

Selasa, 27 Mei 2014

 

Jokowi-JK Buka Sumbangan Kampanye


Calon Presiden Joko Widodo mengumumkan nomor rekening yang ditujukan untuk memenangkan dirinya serta calon wakil presiden Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden.

Bank BRI, KC Mall Ambassador. Nomor rekeningnya 122301000172309 atas nama Joko Widodo Jusuf Kalla," ujar Jokowi di posko tim kampanye nasional, Jalan Sisingamangaraja 5, Jakarta Selatan, Selasa (27/5/2014) sore.


Mengapa Bank Rakyat Indonesia? Menurut Jokowi, bank tersebut memiliki jangkauan yang paling luas di penjuru Indonesia dari bank yang lain. 

Pembuatan rekening itu, lanjut dia, ialah untuk memenuhi asas transparansi dan agar keuangan kampanye dikoordinasi dengan lebih baik. Terlebih lagi, uang dikelola tim sendiri.

"Pertanggungjawabannya bisa kita taruh di koran. Nanti juga kan diaudit," lanjut Jokowi.

Sementara itu, soal berapa jumlah maksimal uang yang dapat disumbangkan ke rekening itu, dia menegaskan tetap sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

"Kan di KPU ada aturannya. Perorangannya berapa, kalau perusahaan maksimal berapa, kelompok berapa," lanjutnya.
komentar | | Read More...
 
| | | | | |
© . Peristiwa Aktual . .
Design Template by kwanyar-online | Support by creating website | Powered by Blogger Kwanyar
div id='fb-root'/>